Sobat Flexy, pernahkah kamu memperhatikan di sebuah toko retail, ada produk di rak yang selalu berada sejajar dengan pandangan kita? Ternyata produk-produk tersebut adalah hasil dari strategi penataan barang yang bernama planogram.
Planogram membantu para pemilik toko untuk mengatur posisi dari produk di rak. Fungsi dari strategi ini agar rak tampil lebih rapi, menarik, dan pelanggan lebih mudah menemukan produk. Toko-toko retail seperti minimarket, supermarket, dan lain-lain umumnya menggunakan strategi ini sebagai standar penataan display produk mereka.
Daftar Isi
- Apa Sebenarnya Planogram Itu?
- Apa Tujuan dan Fungsi dari Planogram?
- Apa Saja Komponen yang Termasuk dalam Planogram?
- Bagaimana Contoh Penerapan Planogram di Toko Retail?
- Apa Saja Jenis-Jenis Konsep Planogram?
- Bagaimana Cara Menyusun Planogram?
- Kenapa Kemasan Memengaruhi Konsep Planogram?
- Kesimpulan
- FAQ Seputar Planogram
Apa Sebenarnya Planogram Itu?
Sobat Flexy, planogram adalah strategi visual yang menunjukkan posisi, jumlah, dan susunan produk pada rak atau area etalase toko. Umumnya para pemilik toko retail menggunakan strategi ini untuk menghemat ruang pada rak dan membuat display produknya menjadi lebih menarik.
Selain itu, planogram juga menggambarkan letak dari setiap produk atau SKU (Stock Keeping Unit) dan mengatur juga berapa baris produk yang bisa terlihat langsung oleh pelanggan. Dengan begitu, toko sudah mempunyai standar ataupun sebuah patokan untuk produk yang akan disusun.
Apa Tujuan dan Fungsi dari Planogram?
Sobat Flexy, tujuan dan fungsi utama dari planogram adalah untuk memudahkan pelanggan menemukan produk yang mereka cari. Tujuan dan fungsi tersebut terbentuk karena beberapa fungsi dari konsep ini, yaitu:
- Mengoptimalkan ruang di rak, sehingga area display bisa lebih rapi dan menarik.
- Meningkatkan visibilitas produk, terutama untuk produk yang terlaris.
- Menjaga konsistensi display di berbagai toko atau cabang.
- Membantu memonitor dan mengevaluasi performa produk berdasarkan posisi dan ruang.
Dengan penerapan planogram yang baik, toko kamu bisa menentukan produk mana yang kamu prioritaskan agar pelanggan bisa mudah menemukannya.
Apa Saja Komponen yang Termasuk dalam Planogram?
Sobat Flexy, komponen yang termasuk penting dalam penerapan planogram adalah ukuran rak, area display, posisi, facing produk, serta ukuran dan bentuk kemasan. Berikut ini penjelasan lebih lanjutnya:
Ukuran Rak dan Area Display
Ukuran rak dan area display menentukan seberapa banyak produk kamu bisa ditampilkan. Jika produk yang akan kamu tampilkan melebihi ruang rak dan area display sebaiknya kamu tidak memaksakan karena itu memengaruhi kerapian.
Posisi dan Facing Produk
Facing adalah jumlah produk yang terlihat dari bagian depan rak. Sebaiknya kamu meletakkan produk yang memiliki penjualan tinggi pada posisi ini.
Alasannya karena pada posisi ini, pelanggan bisa dengan mudah melihat produk-produk yang populer.
Ukuran dan Bentuk Kemasan
Selain penempatan produk seperti posisi dan ukuran rak, kemasan juga memiliki peran yang penting dalam visual planogram.
Kemasan yang terlalu lebar dan besar akan membutuhkan ruang yang banyak, dan itu akan memengaruhi penyusunan produk kamu.
Bagaimana Contoh Penerapan Planogram di Toko Retail?
Sobat Flexy, contoh sederhana dari penerapan planogram bisa kamu lihat pada tabel berikut ini:
| Area | Rak Atas | Sejajar Mata | Bawah | Paling Bawah |
| Snack | diskon (keripik singkong tidak bermerk) | penjualan terbanyak (keripik singkong rasa rumput laut) | Varian snack / produk pendamping (keripik tempe, keripik singkong rasa keju, dll) | Snack dengan kemasan terbesar (keripik singkong original party size) |
| Minuman | premium (Susu almond) | penjualan terbanyak (Susu UHT Full Cream) | Varian minuman / produk pendamping (Susu UHT berasa-rasa, susu oat, dll) | Minuman dengan kemasan terbesar (Susu UHT Full Cream 1 L) |
| Kebutuhan Lainnya | Produk premium / diskon | Produk dengan penjualan terbanyak | Varian / produk pendamping | Produk dengan kemasan terbesar |
Penerapan konsep ini bisa saja berbeda pada setiap toko. Sebab para pemilik toko juga menyesuaikan dengan luas dan lokasi toko meski di bawah naungan yang sama.
Bahkan ada beberapa toko yang sengaja menaruh produk-produk yang sedang diskon di dekat kasir dan di pintu masuk pelanggan. Dengan begitu pelanggan akan secara otomatis tahu, bahwa sedang ada diskon di toko tersebut.
Apa Saja Jenis-Jenis Konsep Planogram?
Sobat Flexy, konsep planogram terbagi menjadi tiga jenis yaitu:
Planogram Horizontal
Pada pola ini, pemilik toko menyusun produk secara horizontal, dari kiri ke kanan pada satu baris rak. Pola ini cocok digunakan saat produk meang mempunyai banyak varian.
Planogram Vertikal
Pemilik toko menyusun produk dari bagian atas hingga sampai bawah rak. Cara ini bisa membantu pelanggan untuk melihat kategori yang sama meskipun posisi pandangannya berbeda.
Block Planogram
Pola ini mengelompokkan produk dalam satu area berdasarkan merek, kategori, rasa, ataupun juga karakteristik tertentu. Pola block ini berfungsi untuk membantu pelanggan membandingkan pilihan produk antar merk.
Sebagai tambahan, kamu bisa menyusun produk dengan menggabungkan beberapa jenis pola planogram tersebut.
Contohnya kamu bisa menyusun produk minuman di area khusus minuman-minuman, dan kamu bisa menyusun minuman tersebut dengan pola vertikal. Dengan begitu pelanggan bisa membandingkan merk dengan mudah, dan bisa melihat opsi lainnya dengan mudah walau pandangannya berbeda.
Bagaimana Cara Menyusun Planogram?
Sobat Flexy, kamu bisa menyusun strategi planogram dengan software khusus maupun berdasarkan data produk dan ukuran rak toko kamu. Berikut ini langkah menyusunnya jika kamu tidak menggunakan software:
- Ukur area rak, termasuk tinggi, lebar, dan kedalamannya.
- Catat semua SKU (Stock Keeping Unit), termasuk ukuran dan dimensi kemasan.
- Tentukan posisi dan jumlah facing untuk setiap produk.
- Tentukan jenis pola yang mau digunakan.
- Evaluasi performanya setelah planogram diterapkan.
Perlu kamu ingat, bahwa susunan planogram sifatnya bukan permanen, jadi kamu bebas untuk melakukan eksperimen, dan melihat konsep planogram mana yang paling sesuai.
Kenapa Kemasan Memengaruhi Konsep Planogram?
Sobat Flexy, ukuran dan bentuk kemasan menentukan seberapa efisien kamu bisa menempatkan sebuah produk di rak. Jadi, kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung produk dan alat branding.
Sebagai contoh, sebuah rak memiliki lebar 100 cm. Pada umumnya, rak tersebut dapat menampilkan sekitar 10 kemasan dengan lebar 10 cm dalam satu baris. Namun, jika setiap kemasan memiliki lebar 16 cm, jumlah produk yang bisa kamu tampilkan tentu menjadi lebih sedikit. Dengan begitu kamu harus memakai rak lain untuk menempatkan produk tersebut.
Kemasan yang sesuai dapat membantu mengoptimalkan shelf space, mempertahankan visibilitas branding, sekaligus memberikan ruang yang cukup untuk produk lainnya.
Bagi Sobat Flexy yang ingin membuka toko baru atau sudah memiliki toko dan ingin menerapkan konsep planogram, kamu bisa mulai dengan menentukan desain, ukuran, dan bentuk kemasan. Pastikan semuanya sesuai dengan konsep planogram yang sudah kita bahas. Kamu bisa konsultasikan kebutuhan kemasan bersama Flexypack.
Flexypack memiliki berbagai jenis kemasan untuk berbagai produk juga, seperti standing pouch, gusset, sachet, dan lain-lain. Cetak plastik kemasan kamu bersama Flexypack untuk meningkatkan tampilan etalase produk kamu.
Kesimpulan
Sobat Flexy, planogram adalah panduan visual yang membantu bisnis menentukan posisi dan susunan produk di rak secara lebih terencana. Bahkan, strategi ini bisa membantumu mengoptimalkan ruang, meningkatkan visibilitas produk, mempermudah pelanggan menemukan barang, hingga menjaga konsistensi tampilan produk.
Namun, planogram yang efektif tidak hanya bergantung pada posisi produk. Pasalnya, kamu juga perlu memperhatikan ukuran serta bentuk kemasan, karena keduanya memengaruhi jumlah produk yang bisa kamu tampilkan dan ruang yang kamu gunakan. Jadi, jika kamu ingin memasarkan produkmu melalui minimarket, supermarket, atau toko retail lainnya, pertimbangkan strategi ini sekaligus desain kemasan sejak awal.
FAQ Seputar Planogram
Apa yang dimaksud dengan planogram?
Planogram adalah panduan visual yang menunjukkan posisi, jumlah, dan susunan produk pada rak atau area etalase produk agar penataannya lebih terencana.
Bagaimana contoh penerapan planogram?
Sebagai contoh, kamu bisa menempatkan produk best seller sejajar dengan mata pengunjung, sementara kamu meletakkan produk berukuran besar di rak bagian bawah.
Apakah ukuran kemasan memengaruhi planogram?
Ya, benar. Ukuran dan juga bentuk kemasan memengaruhi berapa banyak produk yang kamu bisa tampilkan, serta berapa banyak ruang rak yang kamu butuhkan. Selain itu, faktor ini juga menentukan jumlah facing yang bisa kamu berikan pada setiap produk.






