Sobat Flexy, keripik nangka adalah makanan ringan yang sebenarnya bukan hal baru bagi beberapa orang yang mengonsumsinya. Nangka merupakan buah tropis yang populer di Indonesia dengan rasanya yang manis alam.
Faktanya, buah satu ini memiliki getah pada bagian kulitnya yang sering jadi masalah. Tentunya, hal ini membuat banyak orang harus mengupas sampai benar-benar bersih agar tidak terkena getah.
Pernah mencoba membuat keripik nangka? Tentunya, menjaga kualitas keripik ini sedikit sulit karena buah nangka mengandung cukup banyak air dan gula. Oleh karena itu, penggorengan terlalu panas bisa membuat warna dan karakter berbeda.
Resep Keripik Nangka

Sobat Flexy, camilan satu ini selain dikonsumsi sendiri juga cocok jadi ide usaha lho! Berikut resep yang dapat kamu coba:
Bahan-bahan:
Buah nangka segar, tidak terlalu matang 1 kg.
Air 2 liter.
Kapur sirih 130 gram.
Garam 80 gram.
Gula pasir 150 gram.
Minyak goreng 2 liter.
Cara Membuat:
Pertama, kupas dan potong nangka dengan membuang kulit, serat, dan biji. Kemudian, cuci bersih dari kotoran dan getah.
Selanjutnya, rendam potongan nangka dalam larutan kapur sirih selama 5-6 jam agar tekstur renyah dan warna tetap cerah.
Cuci dan tiriskan nangka hingga bersih untuk menghilangkan sisa kapur sirih.
Kemudian jemur potongan yang sudah kamu bersihkan agar kadar air berkurang.
Goreng nangka menggunakan mesin vacuum frying atau dengan minyak panas hingga matang. Perhatikan buih-buih dalam minyak berkurang saat matang.
Tiriskan keripik nangka dengan alat peniris minyak agar kadar minyak berkurang dan tidak mudah tengik.
Terakhir, simpan dalam wadah kedap udara atau plastik tertutup agar tetap renyah dan tahan lama.
Apa Penyebab Kualitas Keripik Nangka Menurun?
Sobat Flexy, kualitas keripik nangka dapat menurun karena kadar air yang meningkat sehingga minyak mengalami oksidasi. Berikut beberapa masalah yang kerap terjadi:
Masalah | Kemungkinan Penyebab | Cara Mengatasi |
Melempem | Menyerap kelembapan | Gunakan kemasan dengan barrier kuat |
Warna terlalu gelap | Proses menggoreng lama | Evaluasi suhu dan waktu |
Berminyak | Penirisan kurang optimal | Perbaiki proses spinning |
Aroma tengik | Oksidasi minyak selama penyimpanan | Kendalikan mutu minyak |
Mudah hancur | Benturan selama distribusi | Sesuaikan ukuran dan perlindungan kemasan |
Tips Menjaga Kualitas Keripik Nangka Agar Terjaga

Sobat Flexy, camilan ini dapat kamu nikmati sehari-hari hingga cocok jadi ide jualan. Tentunya, selain lezat, makanan ini juga memiliki kelebihan yang dapat bertahan lama tanpa menggunakan bahan pengawet. Berikut beberapa tips yang bisa membantu dalam membuat keripik:
1. Pemilihan Buah Nangka
Pertama, pilih buah nangka yang masih muda dan tidak terlalu matang. Faktanya, buah yang terlalu matang akan menghasilkan keripik lembek atau kurang renyah.
2. Menggunakan Mesin Penggorengan Vakum
Selanjutnya, jika kamu tidak memiliki mesin penggorengan vakum, pilih atau gunakan penggorengan biasa dengan api kecil. Akan tetapi, hasilnya akan sedikit berbeda dengan menggunakan mesin penggorengan vakum.
3. Proses Pengemasan yang Tepat
Terakhir, untuk menjaga keripik tetap renyah, pastikan penyimpanannya dalam wadah kedap udara setelah dingin. Bagi pelaku usaha, pilih kemasan dengan fitur ziplock agar lebih praktis.
Potensi Bisnis Keripik Nangka Rumahan

Sobat Flexy, keripik nangka ternyata memiliki potensi bisnis yang cukup besar. Selain pasar tradisional, kamu dapat menjual camilan melalui toko oleh-oleh, supermarket, atau platform online. Tentunya, dengan inovasi dan strategi pemasaran yang tepat, bisnis ini dapat berkembang dengan cepat. Oleh karena itu, sebelum memulai kamu perlu menghitung HPP dengan rumus berikut:
HPP per Kemasan = Total Biaya Produksi ÷ Jumlah Kemasan Layak Jual
Jangan lupa untuk memasukkan biaya buah, minyak, listrik, tenaga kerja, dan kemasan. Selain itu, lakukan masa simpan untuk pengujian dan pastikan perizinan pangan sesuai kategori produk.
Manfaat Memulai Bisnis Keripik Nangka
Sobat Flexy, tentunya bisnis camilan nangka bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Bahkan, bahan dasar yang mudah didapat dan proses pembuatan yang relatif sederhana, kamu dapat memproduksi keripik ini dalam skala kecil. Berikut beberapa keuntungan yang kamu dapatkan saat memulai usaha keripik nangka:
Pasar yang Luas: Pertama, keripik ini memiliki pasar yang cukup luas mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Modal yang Terjangkau: Kemudian, tidak memerlukan modal yang besar dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan dan peralatan sederhana.
Potensi Keuntungan yang Besar: Tentunya dengan harga jual yang cukup tinggi dan biaya produksi yang rendah, membuat bisnis ini memiliki potensi keuntungan yang besar.
Produk yang Tahan Lama: Terakhir, camilan ini memiliki masa simpan yang cukup lama sehingga kamu tidak perlu khawatir produk akan cepat basi.
Kemasan Keripik Nangka yang Menarik untuk Meningkatkan Daya Jual

Sobat Flexy, memilih kemasan keripik nangka sebaiknya memiliki kemampuan perlindungan terhadap kelembapan dan segel yang baik agar tidak mudah hancur. Salah satu pilihan yang dapat kamu pertimbangkan adalah standing pouch, kemasan yang memiliki tampilan premium.
FlexyPack menghadirkan standing pouch dengan berbagai pilihan material yang dapat memberikan perlindungan tinggi terhadap cahaya dan kedap udara. Selain itu, terdapat fitur zipper yang dapat membantu konsumen menutup kembali setelah terbuka. Sobat Flexy, dapat memilih kemasan keripik custom dari FlexyPack dengan berbagai pilihan material, ukuran desain full color.
Kesimpulan
Kesimpulannya, keripik nangka yang berkualitas tentu membutuhkan bahan baku dengan kematangan yang tepat serta proses penggorengan yang tetap terkontrol. Selain itu, penggunaan kemasan yang sesuai juga berpengaruh pada kualitas produk dan menjadi branding dalam sebuah usaha. Pada intinya, proses yang konsisten, kualitas keripik akan lebih mudah dipertahankan.
Q&A
Q: Apakah keripik nangka bisa digoreng dengan minyak biasa?
A: Penggorengan dalam wajan biasa tidak ideal untuk menghasilkan karakteristik keripik nangka seperti produk vacuum fried karena suhu tinggi dapat menyebabkan pencoklatan sebelum air berkurang secara merata.
Q: Mengapa keripik nangka cepat melempem?
A: Keripik dapat melempem akibat kadar air yang belum cukup rendah, pengemasan ketika masih hangat, atau masuknya kelembapan selama penyimpanan.
Q: Kemasan apa yang cocok untuk keripik nangka?
A: Standing pouch aluminium foil laminate atau metallized dapat dipertimbangkan. Pilih material berdasarkan kemampuan barrier, ukuran produk, dan hasil pengujian penyimpanan.

Komentar
0