Sobat Flexy, dalam kehidupan sehari-hari mungkin kita tidak menyadari bahwa banyak produk yang mengandung bahan kimia. Ternyata, zat kimia seperti yang ada pada bahan sintetis kerap digunakan untuk membuat produk sehari-hari.
Terkadang tanpa sadar kita menggunakan beberapa diantaranya, seperti pembersih rumah, detergen, hingga pembersih lantai yang mengandung bahan kimia. Sebagian besar produk kimia dalam rumah tangga berbentuk cair, gel, hingga bubuk.
Mungkin kamu tidak sadar, akan tetapi banyak produk di rumah yang mengandung bahan kimia. Faktanya bahan kimia tersebut tidak menyeramkan, tentu banyak bahan yang kita pakai sudah teruji aman dan bisa digunakan sehari-hari. Oleh karena itu berikut beberapa produk yang sering kita temui.
Daftar Isi
Apa itu Produk Kimia Rumah Tangga?
Sobat Flexy, produk kimia rumah tangga merupakan produk yang memiliki kandungan bahan dengan beberapa campuran yang berfungsi untuk kebutuhan domestik. Contohnya, membersihkan, mencuci, memberi aroma, hingga desinfeksi. Oleh karena itu, produk kimia tidak selalu berbahaya, karena banyak dari kita yang sering menggunakannya untuk kebutuhan rumah tangga.
Selain itu, kategori tersebut termasuk dalam kelompok perbekalan Kesehatan Rumah Tangga atau PKRT tertentu. Misalnya sabun cuci tangan, sabun cuci piring, dan pembersih lantai. Akan tetapi, bagi produsen klasifikasi tersebut termasuk jenis produk yang dapat menentukan persyaratan izin edar, label, klaim, hingga informasi keamanan.
Apa Saja Contoh Produk Kimia Rumah Tangga yang Sering Digunakan?
Sobat Flexy, berikut beberapa bahan kimia yang ada pada produk rumah tangga. Mungkin kamu tidak sadar, tetapi banyak diantaranya ada di rumah lho!
1. Sabun Cair
Pertama, produk yang sering kita gunakan adalah sabun mandi. Ternyata, sabun memiliki kandungan senyawa ester dan dapat membersihkan kuman serta bakteri pada permukaan tubuh. Tak hanya itu, sabun juga mengandung garam alkali karboksilat yang memiliki manfaat sebagai pemisah antara kotoran dan minyak.
2. Detergen
Selanjutnya, produk ini memiliki fungsi sebagai pembersih pakaian ternyata mengandung beberapa bahan tetapi tetap aman untuk dipakai. Seperti busa yang ditimbulkan ketika mencuci pakaian berasal dari natrium hidroksida dan benzena sulfonat. Selain itu produk ini menggunakan natrium karbonat dan natrium silikat.
3. Pelicin Pakaian
Ketiga, produk satu ini sering digunakan untuk menyetrika dan memiliki kandungan bahan kimia. Seperti, alkyl dimethylbenzyl ammonium chloride memiliki fungsi untuk melicinkan baju dan membasmi kuman. Oleh karena itu, pelicin pakaian ini juga mengandung pewangi dan memberikan aroma pada pakaian.
4. Cairan Pembersih Toilet
Kemudian cairan pembersih toilet juga memiliki kandungan asam sulfat, ammonia, pewangi, dan klorin. Faktanya, ammonia dalam produk satu ini memiliki fungsi untuk mengangkat karat yang membandel dan membersihkan toilet.
5. Pembersih Lantai
Ternyata, pembersih lantai memiliki kandungan zat desinfektan yang dapat membunuh bakteri, kuman, dan virus. Salah satunya yang memiliki kandungan tersebut adalah karbol, selain itu terdapat beberapa bahan seperti benzalkonium klorida, kresol, formaldehid, dan isopropanol.
6. Cairan Pembersih Kaca
Kemudian, produk yang mengandung bahan kimia adalah cairan pembersih kaca. Ternyata, produk satu ini mengandung alkohol dan ammonia yang dapat memecah kerak serta noda yang ada pada kaca. Selain itu, produk satu ini mengandung isopropil alkohol yang dapat membersihkan kaca dengan aman.
7. Pemutih Pakaian
Terakhir, produk yang memiliki manfaat untuk menghilangkan noda kuning ternyata mengandung senyawa klorin. Ternyata, klorin ini memiliki kandungan desinfektan dan mampu membunuh bakteri serta mengandung natrium hipoklorit yang dapat menghilangkan warna.
Bagaimana Cara Aman Menyimpan Produk Kimia Rumah Tangga?
Sobat Flexy, setelah mengetahui berbagai macam produk rumah tangga. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui cara aman dalam penyimpanannya, khususnya pada beberapa produk cair. Berikut beberapa cara penyimpanan aman yang perlu kamu tahu:
- Simpan produk di lemari yang terkunci atau jauh dari jangkauan anak-anak.
- Hindari mencampur bahan kimia basah dan kering.
- Cuci alat setelah menggunakannya untuk mengaplikasikan cairan pembersih.
- Gunakan wadah asli untuk menyimpan produk agar mudah mengenali isi dan jenisnya.
- Cek kondisi wadah produk secara berkala untuk melihat adanya kerusakan atau kebocoran.
Apa yang Harus Diperhatikan saat Memilih Kemasan Produk Kimia?
Sobat Flexy, bagi pelaku usaha pemilihan kemasan untuk produk kimia tentu tidak boleh sembarangan. Selain tampilan, perhatikan karakteristik pada kemasan. Sesuaikan kemasan dengan kebutuhan dan karakteristik produk untuk menjaga keamanan dan penyimpanan. Berikut beberapa yang perlu kamu perhatikan saat memilih kemasan:
- Kompatibilitas formulasi dengan material.
- Perhatikan kekuatan seal.
- Pikiran kebutuhan penggunaan.
- Sediakan ruang untuk informasi label.
Kemasan Produk Kimia Rumah Tangga yang Tepat
Sobat Flexy, beberapa produk kimia rumah tangga berbentuk cair, seperti sabun, detergen, dan pelicin pakaian. Tentunya jangan hanya memilih kemasan berdasarkan tampilannya saja. Oleh karena itu, FlexyPack hadir dengan standing pouch dalam berbagai bahan aluminium, metalized, nylon, dan plastic OPP.
Selain itu, kemasan ini dapat dibuat full color dan custom dengan harga yang terjangkau. Pilihan aksesori seperti zipper juga tersedia untuk menyesuaikan kebutuhan produk. Bagi pelaku usaha, yang ingin membutuhkan perlindungan lebih tinggi, pilih standing pouch aluminium yang menjadi pilihan.
Q&A
Q: Apa saja contoh produk kimia rumah tangga?
A: Contohnya sabun cair, deterjen, pembersih lantai, pembersih lantai, pewangi pakaian, dan cairan pembersih serbaguna.
Q: Apakah sabun cair termasuk produk kimia?
A: Ya. Sabun cair menggunakan campuran bahan kimia seperti surfaktan, air, fragrance, pengental, dan bahan tambahan lain untuk menghasilkan fungsi pembersihan.
Q: Apakah deterjen cair bisa menggunakan standing pouch?
A: Bisa, selama struktur material, sealing, dan spesifikasinya sesuai dengan formulasi deterjen.








