Sobat Flexy, siapa yang tak kenal keripik tempe? Camilan berbahan dasar tempe yang diiris tipis, dibumbui, kemudian digoreng hingga kering dan renyah.
Rasanya yang gurih serta bahan baku yang mudah ditemukan. Tentunya membuat makanan ini menarik untuk dinikmati sekaligus cocok dijadikan ide usaha rumahan. Tentunya tempe juga memiliki kandungan protein yang tinggi dan baik untuk kesehatan.
Akan tetapi, permasalahan yang kerap ditemukan saat membeli keripik yang awalnya renyah, tetapi cepat melempem setelah kemasan dibuka. Kadang kala, hal ini dipengaruhi oleh tekstur keripik hingga penyimpanannya yang tidak tepat. Berikut cara membuat keripik tempe yang renyah dan memulai bisnisnya!
Daftar Isi
Apa Itu Keripik Tempe dan Mengapa Cocok untuk Usaha?
Sobat Flexy, makanan ini memiliki harga yang terjangkau, selain itu dapat diolah menjadi berbagai macam pilihan. Terlebih, ciri khas makanan ini ada pada cita rasa yang gurih. Tentunya, keripik tempe selalu menjadi primadona bagi masyarakat terutama sebagai peluang usaha yang dapat dijalankan.
Faktanya, camilan satu ini juga memiliki tingkat permintaan yang cukup tinggi dikalangan masyarakat. Alhasil, eksistensi usaha ini dapat dimanfaatkan sebagai lahan bisnis yang menguntungkan. Menariknya, kamu dapat mengembangkan berbagai pilihan rasa, misalnya original, balado, hingga barbeque.
Resep dan Cara Membuat Keripik Tempe yang Renyah
Sobat Flexy, untuk membuat keripik tempe yang renyah tentukan bahan yang tepat. Berikut resep dan cara membuat camilan yang banyak digemari dan cocok jadi ide usaha:
Bahan-bahan:
- 2 Papan tempe kedelai
- 270 gr tepung beras
- 150 gr tepung tapioka atau tepung kanji
- 1 butir telur ayam
- 10 gr ketumbar
- 3 siung bawang putih
- 50 gr kemiri
- 1/4 sdt kunyit bubuk
- Daun jeruk
- Garam secukupnya
- Air secukupnya
- Minyak goreng
Cara Membuat Keripik Tempe:
- Pertama, cuci tempe hingga bersih dan iris kurang lebih dengan ketebalan 0.7-1 mm.
- Kemudian, haluskan bahan bumbu halus.
- Campurkan tepung beras, tepung tapioka, telur ayam, dan bumbu halus untuk membuat adonan.
- Tuang air sedikit demi sedikit sambil mengaduk adonan hingga rata, lalu celupkan irisan tipis tempe ke dalamnya.
- Panaskan minyak goreng dalam wajan dengan api sedang. Goreng tempe berbalut adonan hingga berwarna kuning kecokelatan.
- Terakhir, angkat lalu tiriskan dan dinginkan.
- Kemas keripik tempe dan siap untuk dipasarkan.
Apa Rahasia agar Keripik Tempe Tetap Renyah?
Sobat Flexy, bagi pelaku usaha kualitas pada produk tentu menjadi prioritas. Hal ini dilakukan agar pembeli datang berkali-kali untuk menjadi pelanggan. Oleh karena itu, berikut cara membuat keripik tempe tetap renyah:
-
Gunakan Tempe yang Tidak Apek atau Baru
Pilih tempe yang berwarna putih dengan serat jamur merata, menandakan bahwa tempe tersebut dalam kondisi baru.
-
Goreng di Suhu yang Stabil
Selanjutnya, hindari menyalakan api terlalu kecil agar tidak menyerap minyak terlalu banyak. Hasil terbaik datang saat memasak dengan tingkat api sedang.
-
Tiriskan Keripik Tempe
Gunakan mesin peniris untuk hasil keripik yang lebih baik atau pastikan tiriskan minyak secara optimal.
-
Pilih Kemasan yang Tepat
Terakhir, penggunaan kemasan yang sesuai menjamin produk tahan terhadap uap air hingga kerusakan.
Cara Memulai Usaha Keripik Tempe Dari Nol
Sobat Flexy, untuk memulai usaha ini yang dapat dilakukan adalah menentukan target pasar hingga menyiapkan kemasan. Oleh karena itu, perencanaan sejak awal dapat membantu mengurangi risiko kerugian.
1. Menentukan Target Pasar dan Variasi Rasa
Pertama, tentukan target pasar sejak awal akan membantu dalam menentukan harga dan lainnya. Oleh karena itu, mulailah menentukan apakah produk ditujukan untuk anak muda, toko oleh-oleh, atau konsumen yang membutuhkan camilan rumahan. Selanjutnya, pilih varian rasa untuk diuji dan minta penilaian konsumen tentang produk.
2. Hitung Modal dan Kelola Keuangan dengan Baik
Kedua, banyak usaha gagal karena pengelolaan keuangan yang kurang baik. Sejak awal, pisahkan keuangan pribadi dan bisnis agar arus kas mudah terpantau. Gunakan rumus sederhana berikut ini untuk menghitung modal dan harga jual:
HPP per Kemasan = Total Biaya Produksi ÷ Jumlah Produk Layak Jual
| Komponen | Contoh |
| Modal awal | Peralatan, bahan baku, sewa tempat |
| Biaya operasional | Listrik, internet, transportasi, gaji |
| Pendapatan | Penjualan harian atau bulanan |
| Laba | Kurangi pendapatan dari seluruh biaya. |
3. Buat Legalitas Produk Pangan
Selanjutnya, usaha pangan rumahan juga perlu memenuhi persyaratan dengan memeriksa ketentuan SPP-IRT melalui BPOM. Tentunya, pelaku usaha perlu memperhatikan persyaratan NIB, data produk, serta rancangan label. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu mempersiapkan sertifikasi yang sesuai ketentuan.
4. Bangun Brand dan Memanfaatkan Digital Marketing
Terakhir, brand bukan hanya soal logo atau nama usaha. Tentunya, bagaimana pelanggan dapat mengenali dan mengingat bisnis melalui kemasan. Selain itu, banyak pelanggan yang mencari informasi melalui media sosial hingga marketplace. Oleh karena itu, jika memulai bisnis sebaiknya bangun kehadiran secara digital.
Apa Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Memulai Usaha?
Sobat Flexy, selain memahami cara untuk memulai usaha, hindari beberapa kesalahan berikut ini:
- Memulai usaha tanpa riset pasar.
- Mencampur uang pribadi dengan uang bisnis.
- Terlalu fokus untuk mencari keuntungan yang cepat.
- Tidak membuat pencatatan keuangan.
- Strategi pemasaran dan branding produk yang kurang tepat.
Pilih Kemasan yang Menjaga Kerenyahan Keripik Tempe
Sobat Flexy, untuk memulai bisnis keripik tempe sebaiknya memiliki perlindungan terhadap kelembapan, oksigen, hingga segel yang baik. Oleh karena itu, memilih kemasan yang tepat dapat membantu mempertahankan kerenyahan sekaligus mengurangi risiko kerusakan.
Oleh karena itu, kemasan fleksibel seperti standing pouch bisa menjadi pilihan. FlexyPack menghadirkan kemasan dengan fitur zipper agar konsumen dapat menutup kembali kemasan setelah dibuka. Tentunya, kemasan ini dapat memberikan perlindungan tetap terhadap struktur material dan kualitas penyegelan.
Saatnya memilih kemasan keripik tempe yang sesuai kebutuhan produk dan bisnis. Temukan berbagai pilihan kemasan makanan ringan custom bersama FlexyPack!
Q&A
Q: Apa jenis tepung yang membuat keripik tempe renyah?
A: Campurkan tepung beras dengan sedikit tapioka atau tepung sagu untuk menghasilkan tekstur yang renyah.
Q: Berapa lama keripik tempe dapat bertahan?
A: Masa simpan bergantung pada kadar air, kualitas minyak, kondisi produksi, material kemasan, serta suhu penyimpanan. Untuk penjualan komersial, produsen perlu menentukan masa simpan melalui pengujian produk, bukan sekadar perkiraan.
Q: Kemasan apa yang cocok untuk mengemas keripik tempe?
A: Pelaku usaha dapat memilih standing pouch atau kemasan sachet dengan material yang mampu menghalangi kelembapan. Pilih struktur kemasan berdasarkan kebutuhan perlindungan, gramasi, metode penyegelan, dan pengujian masa simpan.








