Sobat Flexy, setiap produk yang kita beli seperti obat-obatan, vitamin, kosmetik, hingga makanan kemasan tentu memiliki masa produksi hingga batas waktunya lho! Kamu mungkin pernah memperhatikan bagian belakang atau bawah produk, tertera beberapa deretan angka dan huruf yang biasanya di cetak miring. Salah satu kode yang sering muncul adalah ‘MFG‘, singkatan ini yang sering membuat konsumen merasa bingung.
Lantas apa sih arti dari MFG sendiri? MFG adalah Manufacturing Date atau tanggal produksi yang wajib ada pada setiap produk maupun kemasan. Terutama saat kita ingin membeli produk promo atau diskon besar-besaran, kamu tentu harus berhati-hati dan mengecek masa produksi sebelum akhirnya sebuah produk mencapai masa expired date.
Akan tetapi, masih banyak orang yang menganggap hal sepele pada kode tersebut karena tidak tahu apa kegunaan pada kode tersebut. Nah, artikel ini akan memberikan penjelasan seputar MFG dan beberapa perbedaan dengan EXP Date, hingga cara membacanya yang jarang banyak orang ketahui.
Daftar Isi
Pengertian MFG Pada Produk dan Kemasan
Sobat Flexy, MFG artinya Manufacturing Date, atau informasi mengenai tanggal diproduksinya sebuah produk. Biasanya manufacturing datei dicantumkan pada sebuah kemasan bersama dengan masa kadaluwarsa atau expired date, untuk memberikan informasi kepada pembeli kapan produk tersebut layak digunakan. Semua produk yang kita beli tentu memiliki tanggal produksi pada kemasan, hal ini menandakan bahwa produsen menggunakan bahan-bahan yang memenuhi syarat selama masa produksi.
Seperti, produk yang kita beli memiliki sertifikasi layak konsumsi selama 1 tahun sejak produksi maka pada bagian MFG Date di kemasan akan menunjukkan tanggal 01 September 2024, maka tanggal kadaluwarsa produk tersebut sekitar tanggal 31 Agustus 2025. Tanggal produksi yang tertera menjadi referensi produsen dan badan pengawas seperti BPOM. Bagi pebisnis, kode MFG menjadi acuan sebagai stok baru di toko, sedangkan untuk pembeli perlu memperhatikan masa expired date.
Memahami Perbedaan MFG dan EXP Date
Manufacturing Date adalah tanggal di mana sebuah produk secara fisik diproduksi maupun diselesaikan di fasilitas manufaktur. Sedangkan EXP atau Expired Date merupakan tanggal kadaluwarsa sebuah produk dijamin aman untuk dikonsumsi sesuai dengan klaim pabrik.
Antara tanggal MFG dan EXP sendiri disebut sebagai Shelf Life atau umur simpan sebuah produk yang sangat bervariasi. Tertera seperti tabel berikut ini mengenai perbedaan antara manufacturing date dan expired date:
| Aspek | MFG Date | EXP Date |
| Kepanjangan | Manufacturing Date | Expired Date |
| Arti | Tanggal produk dibuat | Tanggal produk kadaluwarsa |
| Masa Simpan | Titik awal masa simpan | Batas akhir masa simpan |
| Tujuan | Membantu mengetahui usia atau waktu produksi | Membantu konsumen mengetahui batas kadaluwarsa produk |
Cara Membaca Tanggal Manufaktur/Tanggal Produksi
Sobat Flexy, setiap produsen dalam berbagai negara memiliki standar penulisan yang berbeda, hal ini yang membuat konsumen bingung. Berikut beberapa penulisan dan cara membaca MFG yang paling sering produsen gunakan:
Format Angka Standar (DD/MM/YYYY) atau (MM/YYYY)
Format ini termasuk yang mudah dipahami, jika tertulis MFG 19/12/2018 artinya produk tersebut diproduksi tanggal 19 Desember 2018. Akan tetapi, beberapa produsen hanya mencantumkan bulan maupun tahunnya saja, seperti MFG 08/2018 atau MFG AUGS 2018. Jika tidak ada tanggal spesifik, produsen akan menetapkan tanggal pertama pada bulan tersebut sebagai tanggal produksi.
Format Internasional (YYYY/MM/DD)
Beberapa produk impor dari negara Asia Timur seperti Korea hingga Jepang, biasanya menggunakan format terbalik. Seperti, MFG20240619 angka ini biasanya dibaca sebagai tahun 2023, bulan Juni, dan tanggal 19. Sangat penting untuk memperhatikan Format Internasional ini agar tidak salah baca antara tahun sebagai tanggal.
Kode Batch atau Lot Alfanumerik
Beberapa produk kosmetik, skincare, hingga suplemen impor biasanya jarang mencantumkan tulisan MFG. Mereka akan menggunakan Batch, contoh:B21 yang artinya pada huruf pertama menunjukkan bulan produksi seperti (A:Januari, B:Februari, dst), sedangkan pada angka kedua merujuk pada tahun seperti 2:2022, dan angka terakhir adalah urutan produksi. Untuk kode seperti ini, biasanya konsumen harus mengecek secara online melalui situs pemeriksa kode kosmetik.
Fungsi Mencantumkan Manufacturing Date dalam Kemasan
Sobat Flexy, mencantumkan kode MFG pada kemasan ternyata memiliki beberapa fungsi lho yang sangat penting, berikut diantaranya:
-
Jaminan Kualitas Produk
Adanya kode tanggal produksi dan kadaluwarsa dapat memberikan jaminan bahwa produk yang diberikan masih berkualitas dan aman untuk dikonsumsi. Konsumen juga dapat melihat dari kode produksi pada kemasan maupun produk.
-
Melindungi Konsumen
Selain itu, mencantumkan kode tanggal menjadi salah satu aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah kepada produsen untuk melindungi konsumen dalam pembelian produk. Hal ini, bertujuan untuk konsumen mengetahui tanggal pembuatan produk dan masa kadaluwarsa.
-
Membantu Konsumen Mengambil Keputusan
Melalui tanggal manufaktur konsumen juga dapat mengambil keputusan untuk membeli sebuah produk, apakah masih layak beli atau produk sudah kadaluwarsa.
-
Alat Promosi
Produk dengan kode MFG juga menjadi salah satu bentuk promosi untuk menjalankan usaha, hal ini berkaitan dengan kepercayaan konsumen pada suatu produk. Selain itu, kode produksi juga dapat menjadi patokan bagi para penjual untuk tahu kapan harus menarik produk tersebut. Umumnya produsen akan memprosmosikan produk yang mendekati masa kadaluwarsa, dengan cara memberi diskon.
Peran MFG dalam Produk Kemasan
Sobat Flexy, ketahuilah bahwa MFG memiliki peran penting dalam produk kemasan. Kemasan yang memiliki kode produksi menjadi informasi bagi konsumen yang membeli produk untuk mengetahui tanggal produksi dan masa kadaluwarsa. Selain itu hal ini juga dapat menunjukkan kelayakan sebuah produk, masa konsumsi, usia produk, hingga memastikan bahwa sebuah produk masih berada dalam periode penggunaan.
Tak hanya itu, tentu kode MFG pada standing pouch juga dapat menjadi salah satu ajang promosi bagi sebuah produk. Ketika konsumen membeli produkmu tanpa sadar akan mengecek pada kode produksi, ini juga menjadi salah satu bagian dari informasi produk yang mendukung kepercayaan dan memberikan rasa aman bagi konsumen.
Studi Kasus
Sobat Flexy, bayangkan apabila sebuah kemasan tidak mencantumkan kode MFG. Bagaimana cara konsumen menentukan kelayakan sebuah produk tersebut? Tanpa adanya tanggal produksi, tentu akan membuat konsumen maupun produsen sulit untuk memperkirakan apakah sebuah produk masih layak atau tidak. Maka dari itu, mencantumkan tanggal produksi pada kemasan menjadi salah satu informasi yang penting untuk konsumen dan produsen untuk mengenali riwayat waktu produksi.
Kesimpulan
Sobat Flexy, MFG atau Manufaturing Date merupakan salah satu informasi penting yang ada pada kemasan dan menunjukkan tanggal produksi sebuah produk. Memahami kode produksi, membuat kita mengetahui tentang usia produk dan menggunakannya sebagai referensi untuk memperhatikan masa simpan hingga tanggal kadaluwarsa yang tercantum pada kemasan. Tak hanya itu, pencantuman tanggal produksi juga memberikan kemudahan bagi konsumen dan produsen untuk mengelola sebuah produk.
Q&A Populer Seputar MFG
Q: Apa itu MFG?
A: MFG adalah Manufacturing Product.
Q: Apa arti MFG pada kemasan produk?
A: MFG merupakan singkatan dari Manufacturing Product, yaitu tanggal produksi yang menunjukkan kapan sebuah produk dibuat atau diproduksi.
Q: Apa perbedaan MFG dan EXP Date?
A: MFG menunjukkan tanggal produksi sebuah produk, sedangkan EXP Date menunjukkan batas akhir masa simpan atau tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada produk.







